AWK Singgung Jilbab, Reaksi dan Kontroversi Muncul, Ini Sikap MW KAHMI Bali

Kabardenpasartv – Pernyataan Arya Wedakarna (AWK) viral di media sosial karena menyinggung penggunaan Hijab oleh perempuan muslimah di Bali.

Reaksi dan kontroversi masyarakat bermunculan dan dianggap rasis. Pernyataan tersebut terdapat dalam potongan video yang beredar (12/12) dalam rapat dengan para pimpinan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cuka Bali Nusra, serta pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Anggota DPD RI asal Bali tersebut mengatakan, “Saya nggak mau yang frontline-frontline itu, saya mau gadis Bali kayak kamu, rambutnya kelihatan, terbuka. Jangan kasih yang penutup-penutup nggak jelas. This is not Middle East (Ini bukan Timur Tengah). Enak saja di Bali, pakai bunga kek, apa kek, pakai bije di sini. Kalau bisa, sebelum tugas, suruh sembahyang di pure, bije pakai,” katanya dalam potongan video tersebut.

Majelis Wilayah KAHMI (Korps Alumni HMI) Provinsi Bali, mengambil sikap. Ini bunyi surat edarannya.

Menyikapi dinamika terkait pernyataan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali, I Gusti Arya Wedakarna (AWK) yang mengundang banyak reaksi dan kontroversi di tengah masyarakat, Majelis Wilayah KAHMI (Korps Alumni HMI) Provinsi Bali, menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Menyerahkan dan meminta aparat penegak hukum untuk mengkaji lebih dalam apakah pernyataan senator DPD RI asal Bali tersebut berimplikasi hukum atau tidak. Sebab hemat kami, pejabat negara semestinya lebih hati-hati melontarkan pernyataan yang dapat memicu sensitifitas di publik.

2. Menyeru semua umat beragama di Bali khususnya untuk mengedepankan semangat kebangsaan, toleransi dan moderasi beragama, dimana Bali sudah menjadi percontohan nasional dan dunia.

3. Menyeru umat muslim di Bali agar tidak terprovokasi dan menghindari tindakan sepihak demi menjaga dan sama-sama mendorong terselenggaranya Pemilu 2024 ini dengan damai dan kondusif.

Demikian pernyataan sikap MW KAHMI Provinsi Bali, dengan harapan dapat menjadi perhatian semua pihak.

Denpasar, 2 Januari 2024,

Ttd.Koordinator Presidium KAHMI Bali. Muhammad Ridwan. Presidium: Muhammad Ridwan (koordinator). Azizzudin (anggota). Umar Ibnu Al Khattab (anggota). Ali Fauzi (anggota). Habib Setyo Prayogo (anggota). Muammar Khadafi (sekretaris). Fachrudin (bendahara).***

Check Also

Kanwil Kemenkumham Bali Gelar Rapat Evaluasi, Komitmen Raih Predikat WBBM

DENPASAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali menggelar Rapat Evaluasi …