Seorang Perempuan WN Filipina Dideportasi Usai Dipenjara 16 Tahun Kasus Narkoba

Kabardenpasartv – Seorang Perempuan inisial BAF (49) WNA asal Filipina dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, setelah yang bersangkutan selesai menjalani masa tahanannya di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Selasa 5/12/2023.

Sebelumnya BAF diputus bersalah dan dijatuhi hukuman kurungan selama 16 tahun oleh Pengadilan Negeri Denpasar berdasarkan amar putusan nomor: 1221/PID.SUS/2010/PN DPS tanggal 15 Maret 2011.

BAF terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak mengimpor Narkotika golongan I, dan dinyatakan melanggar pasal 113 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana penjara selama 16 tahun – denda Rp. 2.000.000.000,- subsider denda 1 tahun.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Suhendra membenarkan bahwa petugasnya telah melakukan pengawasan keberangkatan terhadap pendeportasian BAF.

“BAF telah kami deportasi melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai tadi malam (4 Desember 2023) menggunakan maskapai Philippine Airlines rute Denpasar-Manila”, terang Suhendra.

Suhendra menambahkan bahwa berdasarkan peraturan keimigrasian, BAF dikenakan pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Atas dasar tersebut, terhadap yang bersangkutan dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian serta namanya akan diusulkan masuk dalam daftar tangkal.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai, BAF terakhir kali masuk ke wilayah Indonesia pada bulan Juli 2010 menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK).***

Check Also

Komitmen Penegakan Hukum Keimigrasian, Kemenkumham Bali Deportasi 4 WN Rusia yang Overstay

Denpasar – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI …