Riset dan Rencana, Penting Sebelum Mulai Investasi Online

Badung Bali -Investasi online adalah proses penanaman modal yang akan digunakan untuk mendanai sebuah perusahaan. Penanaman modal tersebut bertujuan untuk mendapatkan keuntungan karena dilakukan secara online.
Dr. Ejasa Sembiring, M.Si, Ketua STIE BIITM saat menjadi narasumber di Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Badung, Bali, Jumat 3 Desember 2021, mengatakan untuk memulai investasi online, kita harus memperhatikan sejumlah hal.
“Perhatikan dalam hal memilih aplikasi yang terpercaya dan mencari tahu kinerja manajer investasi,” ujar Ejasa dalam webinar yang dipandu oleh Roni Armes ini.
Saat ini sudah banyak aplikasi yang terpercaya, seperti Acorns 5000 U$, Bibit untuk investasi reksadana, Tanamduit untuk jual beli Reksadana, SBN asuransi, Idx (Indonesia exchange data) dan lain-lain.
Setelah menentukan pilihan aplikasi investasi, pengguna perlu menetapkan besaran modal yang akan diinvestasikan dan menghitung kerugian dan keuntungan yang akan didapatkan.
“Investasi bisa dimulai dari modal berapa pun, kecil atau besar tergantung kemampuan kita. Namun demikian, pengguna perlu benar-benar memperhitungkan segalanya. Apakah mau main aman, progresif, atau yang berisiko? Pokoknya hitung dengan jelas dan teliti,” imbuhnya.
Untuk memaksimalkan investasi, pengguna perlu pintar melihat peluang dan membaca situasi. Juga penting adalah melakukan riset dan membuat rencana. Rencana ini cukup satu atau dua, jadi rencana yang mana kira-kira yang paling pas sesuai dengan keuangan, sesuai dengan waktu dan dengan kapasitas.
“Kalau mau berinvestasi bentuk kue atau baju atau apapun harus dipelajari benar-benar rencananya dan jangan pernah mengerjakan sesuatu tanpa membuat rencana,” katanya.
Ejasa menjelaskan macam-macam investasi banyak ragamnya. Di antaranya:
-Deposito
Deposito merupakan produk investasi yang disediakan oleh perbankan bagi para nasabahnya yang ingin meraih manfaat lebih selain dengan membuka rekening tabungan. Investasi dalam bentuk deposito dibagi menjadi sertifikat deposito dan deposito berjangka.
-Emas
Sebagian masyarakat Indonesia menginvestasikan uangnya dalam bentuk emas. Jika dibandingkan dengan bentuk investasi lainnya emas memiliki manfaat yang lebih beragam. Selain dalam bentuk perhiasan investasi ini bisa berupa emas murni dan emas batangan.
-Saham
Perusahaan-perusahaan besar kelas nasional dan internasional banyak melakukan investasi dengan bentuk saham. Secara garis besar saham merupakan bentuk lain dari aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan sebagai contoh anda mempunyai saham sebesar 50% dari sebuah perusahaan maka bisa disimpulkan anda memiliki setengah dari total aset yang dikantongi perusahaan tersebut.
-Investasi properti.
Investasi properti termasuk dalam tipe investasi non riil lantaran tidak melibatkan uang secara langsung. Melainkan berupa bangunan seperti gedung rumah atau apartemen. Investasi properti pun terus diminati dikarenakan harga jual sebuah properti cenderung mengalami kenaikan.
-Reksadana
Reksadana turut meramaikan investasi di kalangan pebisnis dan masyarakat umum pada dasarnya Reksadana merupakan tempat untuk menghimpun uang secara kolektif untuk kemudian dikelola oleh manajer. Seluruh manfaat dari kegiatan ini akan dibagi rata kepada semua investor yang tidak mengherankan jika kemudian Reksadana disebut-sebut sebagai tempat berkumpulnya para investor.
-Obligasi
Obligasi umum ditemui pada bisnis yang mengagumi dasi jasa pinjaman modal. Manfaat yang akan diperoleh dari investasi obligasi cenderung lebih tinggi dibandingkan deposito mengingat bunga yang ditawarkan pun lebih tinggi. Meskipun demikian menginvestasikan modal finansial Anda pada obligasi cukup beresiko karena jika si peminjam modal barang bangkrut kemungkinan besar utang modal yang Anda berikan tidak akan dibayarkan.
Yang tak kalah penting, pengguna perlu berhati-hati pada kejahatan digital. “Jangan sembarangan mengklik di internet. Ini berpotensi kena malware atau kejahatan digital, yang menyebabkan data serta nilai investasi online Anda hilang,” bebernya.
Selain Ejasa juga hadir pembicara lainnya yaitu Fendi, Founder Superstar Community Indonesia, Descha Mochtar, Founder Indopinups & CSE Educator, dan Sri Rahma Dani sebagai key opinion leader.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …