Sorong Papua -Kondisi serba digital mengakibatkan kita tidak lagi merasa asing dengan konten yang bertebaran di dunia maya baik dalam bentuk foto, video, ataupun tulisan.
Konten adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik. Apapun yang kita bagikan di media sosial itu sudah termasuk ke dalam sebuah konten. Pembuat konten pun memiliki tujuan yang berbeda-beda, seperti meningkatkan penjualan, meningkatkan followers, dan sebagainya. Semakin menarik konten, maka semakin besar peluang kita untuk diketahui banyak orang baik secara personal atau branding produk jualan.
“Ada beberapa faktor yang perlu kita perhatikan untuk membuat konten menarik. Yang utama itu membuat konten original dan berbeda dengan yang lain,” ungkap Rahmat Takbir seorang Fotografer saat menjadi pembicara dalam Webinar Literasi Digital di Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (1/12/2021).
Apabila hal tersebut sulit dilakukan, kita bisa menggunakan metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) agar berbeda dari yang lain. Tentukan tujuan kita dalam membuat konten di media sosial. Buatlah headline yang menarik. Manfaatkan trending topik untuk membuat konten yang menarik dan relevan dengan tujuan kita, bisa melalui video atau copywritingnya. Kemas konten secara singkat agar tidak membosankan.
“Banyak konten kreator yang bertebaran membuat orang yang melihat juga lebih suka scroll. Kita perlu membuat konten yang singkat saja tetapi memuat segala informasi yang bermanfaat, padat, dan tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menuturkan, untuk efektivitas pembuatan konten, kita bisa menggunakan formula AIDA (Attention, Interest, Desire, dan Action) model. Formula ini umum digunakan dalam copywriting sebuah konten. Kita harus bisa menarik perhatian dari audiens hingga kita berhasil membuat audiens untuk mengambil tindakan yang disebut call to action. Selain itu, buat konten dengan visual yang menarik audiens. Visual menjadi penting karena mata manusia lebih tertarik melihat gambar dibandingkan tulisan.
Dengan demikian, buatlah konten yang sesuai dengan target audiens melalui kreasi visual dan copywriting yang menarik pengguna media sosial sesuai tujuan awal kita.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (1/12/2021) juga menghadirkan pembicara, Adji Srihandoyo (Business Development Director), M Dedi Gunawan (Ketua Bidang Koperasi dan UMKM HAPI), dan Fisca (Key Opinion Leader).
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Jalin Sinergitas, Polda Bali Adakan Pertemuan dengan Biro Hukum dan Ham Provinsi Bali

DENPASAR – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali mengadakan pertemuan dengan Kepala Bagian Bantuan …