Mengenal Daerah-Daerah yang Termasuk Wilayah 3T di Indonesia

Badung Bali -Kita tahu bahwa realita kehidupan masyarakat dunia saat ini sudah menjadi masyarakat digital. Walau tentu saja kegiatan offline tetap berlangsung tetapi kegiatan online juga semakin marak.
Menurut Alaika Abdullah, Virtual Assistant and Digital Content Creator dalm Webinar Literasi Digital yang digelar oleh Kemkominfo dan Siberkreasi di Kabupaten Badung, Bali, Selasa 23 November 2021, ini adalah fakta yang tidak bisa kita pungkiri lagi dan banyak orang sudah sangat asyik di dalamnya.
“Kita tahu, banyak sekali peluang yang tersedia di planet digital ini ada banyak sekali pintu-pintu rezeki yang terbuka yang kalau misalnya kita mengaksesnya ini akan menjadi solusi bagi kita untuk menjadikan kehidupan kita lebih baik. Lebih baik dari segi finansial segi, dari ilmu-ilmu atau skill dan ada banyak sekali yang bisa kita pelajari,” ujar Alaika dalam webinar yang dipandu oleh Idfi Pancani ini.
Hal itu bisa dilihat dari realita di Indonesia bahwa populasi penduduk kita negara Indonesia ini jumlahnya ada sekitar 276,3 juta pada Maret 2021. Yang menakjubkan, ada 76,8% penduduk Indonesia itu sudah go digital atau sekitar 212,305 juta jiwa Indonesia telah go digital. Tapi apa kabar dengan masyarakat kita yang ada di daerah 3T?
Daerah 3T (terdepan terluar tertinggal atau terdepan terpencil tertinggal) merupakan daerah-daerah yang ditetapkan pemerintah 3T tersebut. Wilayah-wilayah ini merupakan kabupaten yang wilayah maupun masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional. Dan pada 2020-2024 dalam Perpres nomor 63 tahun 2020 ada 62 kabupaten yang menjadi wilayah 3T. Sebagian besar daerah 3T menjadi gerbang tapal batas Indonesia. Letak daerah yang jauh dari ibu kota provinsi yang menjadi pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat dikarenakan pembangunan infrastruktur yang masih belum merata.
Dalam Perpres itu disebutkan ada kriteria untuk daerah 3T yaitu perekonomian, masyarakat sumber daya manusia, sarana dan prasarana dan kemampuan keuangan daerah. Dan yang juga menjadi kendala adalah soal aksessabilitas di daerah 3T.
Namun ada sisi positifnya adalah daerah 3T masih menyimpan keelokan alam yang masih asri yang tidak dimiliki oleh daerah lain yang memiliki peradaban yang tinggi diantaranya adalah kekayaan budaya yang mencari ciri khas dan keunikan masing-masing daerah.
“Juga kearifan lokal dan budaya masih sangat dijunjung tinggi di daerah 3T. Jadi ini menjadi daya tarik tersendiri, daya tarik yang unik yang bisa teman-teman di daerah 3T, karenanya jadikanlah sebagai aset promosi daerahnya,” bebernya lagi.
Daerah-daerah 3T di wilayah Indonesia ada di Sumatera Utara sebanyak 4 kabupaten yaitu kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara dan Nias barat dan 1 kabupaten di Lampung yaitu Kabupaten Pesisir Barat.
Lalu di Sulawesi Tengah ada 3 kabupaten, Kabupaten Donggala, Tojo una-una dan Sigi. Lalu di Papua ada 22 kabupaten, kabupaten Wijaya, Nabire, Paniai, Puncak Jaya, Boven Digoel, Mapi, Asmat, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Kirom, Waropen, Supiori, Mamberamo Raya, Nduga, Lanny Jaya, Puncak Kiai dan lain-lain.
Selain Alaika juga hadir pembicara lainnya yaitu Gabrilianty Nastiti Ayuningtyas, Spv Accounting Analyst, Maheswara Perbawa Sukawati, SH, Peneliti Universitas Mahasaraswati Denpasar dan Sri Rahma Dani sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Pantau Kebutuhan Daging saat Idul Adha, Polda Bali Datangi Tempat Pemotongan Hewan

DENPASAR – Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali mendatangi salah tempat pemotongan hewan …