Cerita Dhan GEISHA Saat Awal Pandemi, Sempat Mentok dan Gak Produktif

Kelungkung Bali -Pandemi Covid-19 membuat semua orang di seluruh dunia harus menghentikan aktivitas sehari-hari mereka. Semua hal dilakukan secara daring, mulai dari belajar, bekerja hingga berbelanja.
Itu dilakukan guna menekan angka infeksi yang disebabkan oleh virus corona jenis baru tersebut.
Di sisi lain, pandemi juga membuat sektor hiburan terkena dampak luar biasa. Itu juga yang diakui oleh personel band GEISHA, Dhan.
Berbicara dalam acara webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Klungkung, Bali, Senin (22/11/2021), Dhan bercerita bagaimana awalnya, ia dan rekan-rekan bandnya menganggap bahwa aturan lockdown di masa awal pandemi Covid-19 sebagai cara mereka “beristirahat”.
“Selama 2019 itu kami manggung terus. Memasuki masa pandemi pada awal 2020, awal dikira jadi waktu istirahat. Gak taunya pandemi berbulan-bulan dan sampai menjadi jenuh,” kata Dhan.
Ia juga mengaku bagaimana dirinya sempat merasa jenuh harus berkutat setiap hari di rumah tanpa melakukan kegiatan seperti biasa.
Lelaki bernama lengkap Ahmad Rasyid itu mengatakan, dirinya bahkan sempat kesulitan membangun kembali sisi kreativitasnya.
“Kita merasa pesimis terhadap pandemi yang entah kapan berakhirnya. Hingga akhirnya menurunkan produktivitas dan kreativitas kita,” lanjut Dhan.
Untuk itu, ia membagikan beberapa tips meningkatkan kreativitas seperti buat jadwal harian, persiapan seperti sebelum pandemi, hindari kasur, bereksperimen, kontribusi, peningkatan keterampilan (keluar dari zona nyaman) dan berolahraga.
“Pandemi membuat kita mendapat pukulan dadakan yang selama 2019 full merasakan ada di zona nyaman. Kita lupa ada tantangan baru yang bisa kita temukan di kemudian hari. Itu salah satu pematik.”
“Di masa pandemi kita harus belajar lebih banyak lagi dan membuat kita lebih produktif lagi. Tidak melulu bisa langsung menghasilkan uang, tapi kita bisa mencari celah sekecil apapun yang kita punya yang bisa bermanfaat di kemudian hari,” pungkasnya.
Selain Dhan GEISHA, hadir pula dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Klungkung, Bali, Senin (22/11/2021) yaitu Nurul Amalia, Pramugari saudi airlines, digital content creator, forex trader, lham Faris, Digital Strategist dan I Wayan Sutedja, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …