Penting Bagi UMKM Berkolaborasi dengan Market Place

Karangasem Bali -teknologi digital di segala bidang harus juga diiringi dengan kecakapan digital masyarakatnya. Tidak teknologinya saja yang maju tapi masyarakat nya juga harus cakap digital.
Menurut Agus Aan Jiwa Permana, S.Kom, M.Cs, Dosen Informatika Undiksha, dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Karangasem, Bali, Selasa 16 November 2021, peningkatan skill digital berikut literasi digital bisa dilakukan untuk segala bidang kehidupan termasuk bidang perekonomian rakyat yaitu UMKM.
“UMKM merupakan penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga kerja terbesar dalam beberapa dekade terakhir, sekitar 97% dari total tenaga kerja,” ujar Agus dalam webinar yang dipandu oleh Jhoni Chandra ini.
Lebih lanjut dikatakannya bahwa UMKM juga berkontribusi terhadap produk domestik bruto PDB sebesar 61,07% atau senilai 8.573, 89 triliun rupiah. Dan diketahui juga bahwa nilai ekspor UMKM dari BPS tahun 2013 mencapai 182 112,70 miliar.
“Sementara itu, ada beberapa masalah UMKM termasuk minimnya modal usaha, tidak memiliki perizinan (SIUP), kurangnya pemahaman tentang pemasaran digital dan Permasalahan pembukuan dan dokumentasi yang masih manual,” imbuh Agus.
Survei dari LIPI diketahui bahwa selama pandemic ada 94,69% usaha mengalami penurunan penjualan. Berdasarkan skala usaha itu turun 75% lalu berdasarkan lama usaha turun 75% dan berdasarkan metode penjualan offline online keduanya turun lebih dari 75%.
Berdasarkan observasi ke UMKM itu ada sejumlah masalah bahwa pelaku UMKM hanya terfokus membuat produk saja bukan di pemasaran. Mereka tidak bisa menjajakan produk mereka ke sosial media/e-commerce serta tidak memiliki foto produk yang pernah dihasilkan walaupun ada kadang satu atau dua saja yang mereka miliki.
Selain itu mereka trauma dengan transaksi online karena pernah tertipu. Padahal mereka sangat respek sekali jika kita mau membantu memasarkan produk mereka.
Ditambah lagi saat mereka mengikuti Expo tahunan atau musiman yang diselenggarakan pemerintah namun beberapa UMKM produk mereka hanya sebagai pajangan saja di expo belum tentu ada yang membeli.
Solusinya adalah dengan melakukan kerjasama dengan marketplace yang merupakan sebuah platform atau tempat dimana penjual dapat menjual barang secara online. Untuk itu ada sejuah tips memilih market place bagi UMKM diantaranya adalah dengan melihat latar belakang Market Place yang akan dipilih.

Juga harus dilihat soal sistem transaksi manajemen di situsnya, respon customer servicenya, juga situsnya apakah user friendly dan mobile friendly. Perlu juga mengecek fitur yang ditawarkan, nama toko, logo profil tokoh, kemudahan memajang barang untuk dapat dilihat konsumen dan chat dengan konsumen. Yang juga penting adalah konsistensi sebab sikap ini penting untuk bertahan.
Selain Agus juga hadir pembicara lainnya yaitu Nurul Amalia Pramugari Saudi Airline, Digital Content Creator dan Forex Trader, Gabrilianty Nastiti Spv Accounting Analyst, Adelita sebagai Key Opinion Leader.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Pantau Kebutuhan Daging saat Idul Adha, Polda Bali Datangi Tempat Pemotongan Hewan

DENPASAR – Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali mendatangi salah tempat pemotongan hewan …