Ini Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat Papua

Yahukimo -Penggunaan teknologi gadget dan internet makin banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Papua. Bahkan, jumlah orang yang menggunakan gadget di Papua kian tahun, juga terus meningkat.
Oleh sebab itu, Selvi Jikwa, Dosen Prodi Teknik Lingkungan mengatakan bahwa perlu kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya untuk menghasilkan uang.
“Masyarakat Papua pada umumnya telah menggunakan teknologi berupa HP hampir di semua daerah di Papua, baik di kota dan di desa. Di kota HP digunakan untuk sekolah online, namun terbatas juga sinyal sehingga dipakai hanya untuk komunikasi,” ujar Selvi dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Yahukimo, Papua.
Selvi melanjutkan, bahwa di desa, di Papua, ponsel digunakan hanya untuk telepon dan sms berbeda dengan yang di kota. Ia mengatkaan bahwa dengan penggunaan gadget itu sendiri, informasi lebih cepat dan lebih mudah didapat dan tumbuhnya inovasi kreasi baru.
“Dengan begitu juga jadi ada munculnya media massa berbasis digital, khususnya media elektronik sebagai sumber pengetahuan dan informasi masyarakat. Kemudian, juga munculnya e-bisnis seperti toko online yang menyediakan berbagai barang kebutuhan dan memudahkan mendapatkannya,” ujar Selvi.
Meski demikian, ada juga dampak negatif dari penggunaan gadget yang tidak bijak. Salah satunya justru membuat waktu lebih banyak terbuang baik di ponsel, laptop dan komputer untuk berkomunikasi.
“Kemudian dampak lainnya juga kebiasaan malas Jika diberi tugas oleh dosen. Lalu itus konten negatif seperti pornografi, game online, kekerasan, penipuan, terorisme,” kata Selvi.
Lebih lanjut, penggunaan gadget sendiri sebenarnya bisa dipakai untuk sarana promosi potensi SDA atau kebudayaan dan keindahan alam papua. Kemudian juga bisa untuk sarana pengembangan usaha digital marketing/pemasaran dan penjualan.
“Lalu juga layanan informasi kesehatan dan layanan informasi lainnya, serta arana pendidikan masyarakat, perpustakaan digital, encarian informasi,” kata dia.
Dalam webinar tersebut, juga hadir pembicara lainnya, yakni M Dedi GUnawan, Ketua Bidang Koperasi dan UMKM Hapi Azizah Zuriah, Division Head Finance TC Invest, dan Ainun Auliah sebagai Key Opinion Leader.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …