Pahami Cara Mengelola Risiko di Investasi

Seram Bagian Timur -Online untuk Meminimalisir Kerugian
Investasi menjadi sebuah solusi untuk mendapatkan materi lebih dari aset kita disamping sebagai langkah berjaga-jaga untuk menjamin perekonomian kita tetap berjalan di masa sulit. Banyak sekali tawaran investasi saat ini dimana era digital juga membuat munculnya beragam investasi digital.
Menurut Nurul Amalia, Pramugari Saudi Airlines, Digital Content Creator dan Forex Trader dalam Webinar Literasi Digital wilayah Seram Bagian Timur, Maluku, Rabu 10 November 2021, setiap investasi punya potensi risiko dan pengembaliannya tersendiri.
“Untuk itulah yang penting kita lakukan sebelum berinvestasi harus memahami segala bentuk risiko dari investasi yang akan kita pilih. Segala risiko ini pun berbeda-beda tergantung jenis investasinya apakah investasi jangka pendek, menengah atau jangan panjang,” ujar Nurul dalam webinar yang dipandu oleh Idfi Pancani ini.
Dikatakannya juga bahwa kita wajib juga paham cara mengelola segala risiko yang ada agar dapat meminimalisir kerugian yang akan terjadi. Salah satu caranya adalah dengan diversifikasi port folio, yaitu dengan menempatkan investasi di tempat yang berbeda jangan di satu tempat agar jika ada datu yang macet, kerugian tak menyeluruh.
Untuk itu kita juga harus tahu langkah-langkah agar bisa berinvestasi dengan aman. Di antaranya adalah dengan menggunakan aplikasi terpercaya dan harus mewaspadai tawaran investasi bodong.
Seperti yang kita ketahui banyak berita terungkap adanya investasi bodong setelah ada pelaporan dari korbannya yang kebetulan berani bersuara. Setelah ada yang melaporkan satu korban maka biasanya muncul deretan korban-korban berikutnya yang tergerak juga untuk melapor.
Biasanya juga investasi bodong ini mengimingi keuntungan yang diperoleh akan sangat tinggi atau di luar nalar sebenarnya sejak awal memang harus dicurigai.Tapi karena para korban memang sudah terlanjur percaya dan ingin mendapatkan keuntungan besar dengan instan maka jatuhlah ia ke dalam permainan investasi bodong.
Biasanya juga investasi bodong ini hanya manis di awal. Di awal kerapkali korbannya memang diberi keuntungan tinggi kemudian mencari down liner atau teman lain untuk bergabung dengan testimoni diri sendiri yang memang sudah menikmati hasilnya.
Tapi kemudian, di periode berikutnya keuntungan tak dibayar alias macet hingga pemilik perusahaan investasi banyak yang melarikan diri. Langkah selanjutnya adalah membuat perencanaan dan menyesuaikan dengan kebutuhan kita untuk berinvestasi. Dalam perencanaan ini juga perlu dipelajari segala risiko yang ada. Karena yang namanya investasi risiko itu selalu ada bahkan dalam hal apapun risiko pasti ada.
“Pahami High Risk High Return dan Low Risk Low Return yang artinya semakin kecil risiko maka keuntungan juga kecil,” bebernya lagi.

Selain Nurul Amalia juga hadir pembicara lainnya yaitu Rizky Rahmawati, Advokat dan Managing Partner Lawa Office Amali dan Associates, Ferdy Karel Soukotta, Duta Wisata Indonesia. peneliti dan Musisi dan Nata Gein Sebagai Key Opinion Leader.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Pantau Kebutuhan Daging saat Idul Adha, Polda Bali Datangi Tempat Pemotongan Hewan

DENPASAR – Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali mendatangi salah tempat pemotongan hewan …