Lebih Produktif di Masa Pandemi

Yahukimo Papua -Pandemi memberikan dampak bagi manusia di seluruh dunia. Selama pandemi berlangsung memberikan tantangan baru karena kita dipaksa untuk bermigrasi dari kebiasaan konvensional menjadi online dengan memanfaatkan teknologi digital. Rahmat Ramadhan atau populer disapa Dhan Geisha sebagai key opinion leader mengatakan, salah satu tantangannya ialah tetap produktif meski dilakukan dari rumah.
“Beberapa penyebab turunnya produktivitas dan kreativitas kita di masa pandemi itu turunnya interaksi secara langsung. Banyaknya distraksi dari lingkungan sekitar karena bekerja dari rumah,” tutur Dhan dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua, Senin (1/11/2021).
Selain itu, penyebab lainnya ialah miskomunikasi terutama ketika ada pertemuan online. Ia mengatakan, di awal-awal pandemi pertemuan online kurang efektir karena banyak yang saling menimpali saat ada yang berbicara. Di tambah lagi adanya rasa jenuh akan keberlangsungan pandemi dalam jangka waktu yang lama dan kita tidak bisa banyak beraktivitas di luar rumah.
Berbagai cara seharusnya bisa kita lakukan untuk mengatasi rasa jenuh dan meningkatkan produktivitas tersebut. Cara efektif tersebut menurut Dhan di antaranya, membuat jadwal harian untuk mengatur waktu kita agar lebih efektif dan tidak terbuang sia-sia. Membiasakan diri untuk beraktivitas layaknya sebelum pandemi, misalnya bangun pagi, mandi, dan sarapan. Ia menyampaikan untuk menghindari berkegiatan di tempat tidur, karena hal ini akan bertolakbelakang dengan kreativitas kita.
Kemudian, bereksperimen untuk meningkatkan ide dan kreativitas. Mengikuti kompetisi online selama pandemi. Misalnya, lomba foto online. Melatih skill secara online dengan melihat tutorial di internet, hingga mencoba hal baru dengan keluar dari zona nyaman. Hal ini bisa menambah skill baru.
“Banyak hal yang bisa kita manfaatkan selama pandemi ini untuk meningkatkan hobi kita. Siapa tahu hobi kita bisa menjadi passive income di masa pandemi,” ujarnya.
Dhan sendiri memanfaatkan masa pandemi ini untuk mempelajari ilmu baru dalam bermusik, yakni keahlian mixing. Meski telah lama berada di dunia musik, Dhan mengakui selama ini ia tidak memiliki pengetahuan perihal mixing. Dengan demikian, ia mempelajari mixing sebagai salah satu proses pembuatan musik di era pandemi ini. Menurutnya, tidak ada salahnya untuk mempelajari hal baru, di masa depan bisa jadi pekerjaan kita berhubungan dengan keahlian tersebut.
Oleh karena itu, kita harus pintar beradaptasi di masa pandemi ini. Jangan jadikan pandemi sebagai alasan untuk tidak produktif dan kreatif karena terdapat banyak hal yang bisa dimanfaatkan di era digital ini.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua, Senin (1/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Chris Jatender (Kaprodi IT STTI), Yazid Yanwar Saputra (Founder Meraki Agency), dan Achmad (Staf Teknik).
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Jalin Sinergitas, Polda Bali Adakan Pertemuan dengan Biro Hukum dan Ham Provinsi Bali

DENPASAR – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali mengadakan pertemuan dengan Kepala Bagian Bantuan …