Masih Ragu Ingin Coba Investasi? Kenali Dulu Segudang Manfaatnya

Bima NTB -Banyak orang seringkali menyamakan atau tertukar ketika mendefinisikan tabungan dan investasi. Padahal, keduanya memiliki karakteristik dan ciri yang berbeda.
“Kalau menabung itu biasanya akan lebih banyak habis saat dipotong oleh perluan administrasi. Sedangkan kalau investasi lebih untuk jangka yang lebih panjang. Hasilnya seringkali tidak pasti, bisa lebih tinggi bisa juga lebih rendah di banding awalnya,” ujar Nurul Amalia, Pramugari Saudi Airlines, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Rabu, (27/10/2021).
Nurul juga mengatkan bahwa seiring dengan perkembangan teknologi, cara untuk berinvestasi juga berubah. Belakangan banyak bermunculan investasi yang bisa dilakukan secara online.
“Cara kita berinvestasi, yang tadinya hanya bisa dilakukan bank secara offline sekarang sudah bisa dilakukan secara online lewat gadget atau smartphone.
Sejalan dengan teknologi, bikin investasi lebih mudah karena banyak aplikasi online yg menawarkan investasi online,” ujar dia.
Nurul juga mengatakan bahwa manfaat investasi terutama yang melalui online juga beragam. Salah satunya ialah meningkatkan ase.
“Banyak yang dengan tujuan meningkatkan keuntungan memperluas bisnisnya. Ada juga yang meningkatkan aset, contoh membeli properti atau rumah untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi, jadi nilai aset mengalami kenaikan tapi kenaikan itu tidak dalam waktu cepat,” ujar dia.
Selain itu, investasi juga bisa memenuhi kebutyhan dan keperluan di masa depan. Manfaat lainnya dari investasi juga untuk menjalankan gaya hidup hemat, dan menghindari utang.
Lebih lanjut, ia juga menyarankan untuk lebih cermat untuk memilih instrumen investasi. Pertimbangkan setiap membeli agar tidak mengalami kerugian.
“Jadi nanti kalau udah tau saham apa dari perbankan atau perusahaan besar saham ini bisa jadi pilihan pertama dalam investasi. Jadi bisa meminimalisir kerugian yang terjadi,” katd Nurul.
Dalam webinar kali ini juga hadir, Shella Nadia, CEO Arifashion, Basyirun S.Pd.MPd, Kabid Perpustakaan DInas Perpustakaan Kearsipan Kabupaten Bima, dan Sri Rahma Dani sebagai Key Opinion Leader.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …