Lindungi Fitur Keamanan Digital Agar Privasi Terjaga

Lombok Timur -Perkembangan teknologi digital yang semakin canggih harus diikuti juga dengan kecakapan literasi digital setiap penggunanya. Karenanya penting untuk memahami suatu software atau perangkat elektronik yang kita gunakan.
Hal itu dikatakan oleh Abdul Azizul Hakim, S.Pd.I, M.Pd, Wakil Rektor 1 Institut Elkatirie Lombok Timur dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Selasa 26 Oktober 2021.
“Jangan salahkan era digital dan jangan beranggapan bahwa misalnya kita pakai hotspot nanti kita kena undang-undang UU ITE. Setiap platform atau apapun di ruang digital yang kita gunakan untuk menggunakan media sosial menyediakan perlindungan data pribadi, di mana data pribadi itu akan terjaga dengan baik ketika kita bisa memahami suatu software atau perangkat elektronik yang digunakan,” ujar Abdul dalam webinar yang dipandu oleh Kika Ferdind ini.
Karenanya, lanjut Abdul, setiap pengguna media sosial harus memahami smartphone yang dipakai. Kenali dan pahami gawai Anda, mulai dari sistem operasinya, fitur-fiturnya, hingga kebijakan privasi dan keamanannya.
“Semua berawal dari gadget yang Anda miliki, karena tiap gawai memiliki fitur dan kebijakan masing-masing. Misalnya, android dengan IOS milik Iphone, keduanya sangat berbeda, baik sistemnya ataupun tata cara penggunaannya. Karena itu penting sekali untuk mempelajari gadget Anda sebelum digunakan untuk berselancar di ruang digital,” jelasnya lagi.
Abdul juga mengingatkan untuk tidak panik apabila terjadi kerusakan perangkat digital. Misalnya, data hilang. Untuk mengantisipasinya, Anda membackup data pada akun yang sudah didaftarkan. Sedangkan jika account dapat diambil alih oleh pihak kedua maka solusi adalah gunakan tautan ponsel atau email.
Untuk kerusakan perangkat total solusinya adalah ambil semua perangkat. “Kalau sudah dipastikan data kita semua sudah terbackup pada akun kita dan semua sudah logout maka langkah kita bisa leluasa untuk meninggalkan perangkat handphone kita. Apabila semua dapat terbackup dengan baik maka data kita akan dapat diambil kembali,” ungkapnya
Selain Abdul, para pembicara lainnya adalah Cenuk Sayekti, Peneliti dan Dosen, Forita Djadi Pemilik Deva Wedding Event dan Wicha Riska sebagai Key Opinion Leader.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …