Yuk Lakukan Hobi Kita yang Lebih Produktif Daripada Scroll Belanja Online Saja

Denpasar -Perilaku konsumtif di era digital saat ini semakin ditopang dengan beragam kemudahan berbelanja online dari beragam platform e-commerce yang ditawarkan banyak pihak.
Menurut Bayu Eka Sari saat menjadi Key Opinion Leader dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kota Denpasar, Bali, Selasa 19 Oktober 2021, perilaku konsumtif adalah keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan maksimal.
“Layanan layanan belanja online memiliki fitur yang bisa membantu kita untuk kebutuhan sehari-hari dimana kebanyakan diantaranya menawarkan macam-macam diskon ini yang harus kita waspadai,” ujar Bayu dalam webinar yang dipandu oleh Claudia Lengkey ini.
Selain itu kerap kali kita memutuskan untuk membeli sebuah produk hanya karena ingin mengikuti tren sesaat dan bukan karena kita membutuhkan produk itu. Padahal budget untuk berbelanja online bisa kita alokasikan untuk hal-hal yang lebih produktif semisal menabung atau bisa diinvestasikan untuk mendapatkan ketrampilan yang pastinya bisa bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
Karenanya, lanjut Bayu, kita wajib mengubah mindset konsumtif menjadi lebih produktif. Kegiatan produktif adalah membuat sesuatu dalam bentuk positif sebanyak mungkin dan berdampak pada hidup kita secara positif.
“Misal saja yang tadinya kita hanya scroll scroll saja sekarang di Instagram atau YouTube, sudah saatnya kita bisa mempelajari hal hal positif misalnya belajar bahasa. Banyak aplikasi bahasa contoh namanya bahaso gratis. Bagi teman-teman yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa bisa untuk bekal di saat ini dan masa depan,” jelasnya lagi.
Ada beberapa tips untuk mengubah mindset konsumtif menjadi lebih produktif yakni:

  1. Berpikir dua kali sebelum melakukan pembelian.
  2. Mencari manfaat yang dibutuhkan dari produk yang ingin dibeli bukan hanya sekedar keinginan membeli saja.
  3. Mencari kegiatan lain yang lebih produktif.
  4. Melakukan hobi lain daripada scroll platform belanja online
    Hal-hal konsumtif itu semua bisa dihindari kalau kita bisa bijak dan paham fungsi kegunaan dari teknologi digital. Sebab teknologi digital ada pada dasarnya untuk memudahkan manusia dan untuk hal hal yang bermanfaat bukan sekedar untuk mencari hiburan saja.
    “Oleh karena itu saya ingin mengajak kawan-kawan semua untuk mengatur mindset kita dari konsumtif untuk menjadi produktif. Ada banyak hal yang bisa dilakukan ketika ingin membeli sesuatu, terlebih dahulu cari opini lain kalau bisa batasi gaya hidup digital yang boros. Juga batasi penggunaan internet dan buat anggaran belanja online dan tentunya terakhir gunakan internet untuk hal-hal yang positif saja,” katanya.
    Selain Bayu juga hadir sejumlah pembicara lain yang berbagi wawasan tentang Literasi Digital yaitu I Gede Putra Mas Yusadara, S.Kom, M.Kom Dosen ITB STIKOM Bali, Josephine Vannia Brightnessa, Marketing Manager Digital App dan Rizky Rahmawati Pasaribu, SH, LL.M Advokat dan Managing Partner Law Office Amali & Associates.
    Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
    Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …