Penting! Pakar Ungkap Alasan Mengapa Anda Wajib Memiliki 3 Email yang Berbeda

Halmahera selatan – Email alias alamat surat elektronik menjadi identitas digital yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan modern. Penggunaan email tidak sebatas untuk membaca dan mengirim surat elektronik saja, tapi juga dibutuhkan sebagai identitas kedua di dunia digital untuk menggunakan berbagai jenis aplikasi dan layanan elektronik.
Ika Febriana Habiba, CX Manager PT Digital Tunai Kita, mengatakan bahwa demi menjaga keamanan data pribadi, masyarakat disarankan untuk setidaknya memiliki 3 email yang berbeda. Apa fungsinya?
“Bikin email kan sekarang gampang ya, gratis juga. Nggak ada ruginya bikin email sesuai fungsiniya. Jadi ada email primer, email sekunder, dan email tertier, masing-masing dengan kegunaan yang berbeda-beda,” tutur Ika, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, Senin 18 Oktober 2021.
Email primer adalah identitas digital yang digunakan untuk hal penting dan resmi. Beberapa contohnya adalah email kantor dan pekerjaan serta email yang digunakan untuk lembaga keuangan.
Email sekunder adalah identitas digital yang diperlukan untuk penggunaan rumah tangga dan keseharian. Contohnya email yang dipakai untuk mendaftarkan internet, paket data, telepon, juga layanan marketplace untuk belanja online.
Email tertier adalah identitas digital yang digunakan khusus untuk akun media sosial. Ia menjelaskan bahwa ada alasan mengapa akun media sosial sebaiknya dipisahkan dengan email primer dan sekunder.
“Ini adalah bentuk perlindungan data pribadi. Jadi misalnya akun media sosial kita diretas, maka password dan email yang terdaftar tidak bisa digunakan untuk mengakses layanan perbankan kita, sehingga kita terhindar dari phising, scamming, dan lain-lain,” paparnya.
Selain membuat email khusus, Ika juga memberikan sejumlah tips untuk menjaga identitas pribadi lainnya, yakni:

  1. Tidak sembarangan mengklik tautan tidak jelas
  2. Waspada jika berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal melalui channel apapun
  3. Gunakan kata sandi yang kuat dan ganti secara berkala
  4. Menggunakan autentikasi ganda dalam setiap identitas digital
  5. Tidak sembarangan menggunakan wifi umum tanpa proteksi
  6. Tidak menyebarkan informasi login kepada siapapun, termasuk orang yang dikenal
  7. Jangan menyimpan kode keamanan dan akses login di smartphone

“Sebagai masyarakat digital, kita harus tahu bahwa perlindungan data pribadi penting karena kejahatan siber bisa menyerang siapa saja,” tuturnya.
Dalam webinar kali ini, ada juga Adinda Atika (VP Business Development), Aiya Lee (Travel Blogger), dan Adhy Basto (Key opinion leader).
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …