Batasi Penggunaan Internet Agar Tak Kecanduan

Manggarai -Pemakaian internet saat ini sudah merambah hampir di setiap pelosok masyarakat di Indonesia. Apalagi di masa pandemi, hampir seluruh kehidupan manusia bergantung pada jaringan internet terutama untuk pendidikan daring, kerja atau work from home dan berbisnis online.
Menurut Sofia Sari Dewi seorang Fashion Designer dan Content Creator saat menjadi pembicara di Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Jumat 15 Oktober 2021, meski mempermudah hidup manusia tapi harus diwaspadai juga sisi negatifnya jika kita tak membatasi diri memakainya.
“Hati-hati dengan kecanduan internet dan kita harus mengetahui sudah sejauh mana pemakaian internet yang telah kita lakukan selama ini, apakah sudah bisa dikategorikan kecanduan atau tidak,” ujar Sofia dalam webinar yang dipandu oleh Claudia lengkey ini.
Kadang kala memang kita tidak menyadari bahwa kita telah kecanduan internet, demikian kata Sofia lagi. Untuk mengetahuinya secara sederhana, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan. Yaitu ketika kamu:

  • Merasa tidak perlu berinteraksi dengan sekitar
  • Tidak perlu memenuhi kebutuhan pribadi yang sebenarnya
  • Tidak ingin bekerja atau belajar
  • Tidak bisa berpisah dengan HP atau komputer
  • Merasakan banyak gejala penyakit tertentu
    Sebuah jurnal penelitian psychiatry melakukan survei terhadap 143 pria berusia 17 sampai 55 tahun di Jerman dan Austria yang kecanduan internet. Dalam penelitian itu selama 15 minggu mereka mengikuti tiga fase terapi dan menunjukkan hasil ada penurunan ketergantungan pada internet.
    Yang perlu juga dilakukan adalah detox internet, dengan cara:
  1. Punya tekad kuat untuk berubah
  2. Batasi waktu online.
  3. Lakukan hobi offline yang seru. Cobalah untuk kembali melakukan hal-hal menyenangkan di dunia nyata yang dulu pernah kita lakukan ataupun yang mau kita coba. Selain menyenangkan juga baik untuk kesehatan seperti olahraga, mengerjakan aktivitas ringan di rumah atau pun dengan orang lain tanpa gadget.
  4. Luangkan waktu dengan orang terdekat.
  5. Hapus aplikasi membuat kita kecanduan diperlakukan seperti hiburan hanya digunakan saat betul-betul luang.
  6. Gunakan internet dengan bijak, sesuai kebutuhan. Kita harus bisa memilah-milah.
    Internet memang kita butuhkan tetapi jangan sampai membuat kita tak mengenal waktu atau kebablasan dan merugikan diri sendiri. “Selamatkan dirimu dengan hidup seimbang lahir dan batin. Enggak cuman maka 5 sehat 5 sempurna tetapi kita harus imbangi dan ingatlah ada hal-hal yang bisa menjauhkan yang dekat. Dan jangan sampai kita termasuk ke dalam orang seperti itu.
    Selain Sofia juga hadir pembicara lainnya yaitu M Randy Mandala, IT RS Anggrek Mas, Andrew Dinuth, Musisi dan Masra Suyuti sebagai Key Opinion Leader.
    Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
    Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Jalin Sinergitas, Polda Bali Adakan Pertemuan dengan Biro Hukum dan Ham Provinsi Bali

DENPASAR – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali mengadakan pertemuan dengan Kepala Bagian Bantuan …