Manfaat Digitalisasi Marketing Bagi Pelaku UMKM

Deiyai papua -Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM terbukti memiliki peran sangat penting bagi pendapatan negara. Hal itu diungkap oleh Dedy Gunawan, Ketua Bidang Koperasi dan UMKM HAPI.
Berbicara dalam acara webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Deiyai, Papua, Kamis (14/10/2021), Dedy mengatakan bagaimana UMKM merupakan sektor paling banyak menyerap lapangan kerja.
“Di indonesia, UMKM memiliki peran sangat penting yaiti menyumbang pendapatan negara terbesar dan paling bayak menyerap lapangan kerja serta relatif tahan krisis,” kata Dedy lebih lanjut.
Melihat peluang tersebut, pemerintah Indonesia pun telah memberikan beberapa dukungan terhadap sektor UMKM agar bisa bertahan di masa pandemi Covid-19 saat ini. Dukungan tersebut diantaranya bagaimana pemerintah menyediakan insentif dukungan bagi UMKM melalu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tahun 2020 lalu dan dilanjutkan pada 2021 ini.
UMKM juga diberikan fasilitas untuk segera go digital serta adanya UU Cipta Kerja yang disebut memberikan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan UMKM.
Untuk itu, kata Dedy, penting bagi UMKM segera melek digital dan melakukan digitalisasi marketing. Dengan begitu, UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan, promosi, pemesanan dan pembayaran.
“Lewat teknologi, UMKM dapat melakukan unsur pelayanan dengan memberikan informasi terkini atau wadah sebagai penyampaian keluhan,” tambah Dedy.
Sementara promosi, UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital menyampaikan informasi terkait promo atau harga khusus serta agenda lainnya. Dari segi pemesanan, teknologi juga dapat membantu UMKM berjualan tanpa perlu bertatap muka dengan calon pembeli.
“Lewat pembayaran, UMKM akan lebih mudah misal pembayaran melalui aplikasi seperti e-wallet, QRIS atau platform cicilan dan kredit,” tambahnya.
Jila sudah memanfaatkan digital marketing, maka ada beberapa yang bisa dirasakan oleh UMKM mulai dari dikenal oleh lebih banyak orang, mendapat pelanggan yang potensial, membangun hubungan yang menarik dengan pelanggan, hemat biaya dan real time, serta lebih efisien dan terukur.
Selain Dedy Gunawan, Ketua Bidang Koperasi dan UMKM HAPI, acara webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Deiyai, Papua, Kamis (14/10/2021) juga dihadiri oleh Yulia Dian, Sosial Media Specialist, Yuliana Langowuyo, Content Creator, dan terakhir Bayu Eka Sari sebagai key opinion leader.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …