Nagekeo -Pada anak-anak, penggunaan internet memiliki beberapa risiko. Mulai dari konten negatif, cyber bullying, eksploitasi, adiksi, penipuan dan kejahatan siber, hingga kejahatan seksual.
Nico Oliver, Penggiat Digital & Content Creator menyampaikan, terdapat 7 cara yang bisa dilakukan orang tua untuk menjaga anak saat berinternet.

  1. Mempelajari
    Orang tua harus mempelajari segala hal yang berhubungan dengan internet, terutama platform/aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh anak.
  2. Memahami
    Memahami berbagai hal pada platform tersebut. Di antaranya, batasan usia, aturan hukum, mekanisme penggunaan aplikasi, dan berbagai hal yang dibutuhkan oleh anak.
    “Sebagai orang tua, biasakan untuk membaca terms and condition. Aturan-aturan hukum seperti itu yang harusnya dipahami dan ditaati. Jangan sampai kita bablas dan melanggar hukum hingga akhirnya ada pasal yang bisa dijatuhkan ke kita atau anak kita,” jelas Nico dalam Webinar Literasi Digital di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/10/2021).
  3. Menetapkan Standar
    Dengan mempelajari dan memahami, setidaknya orang tua telah memiliki standar atas sebuah aplikasi yang boleh atau tidak boleh digunakan oleh anak. Karena, sebagai orang tua kita perlu menetapkan standar boleh dan tidak boleh menurut penilaian kita sesuai dengan apa yang telah dipelajari dan dipahami dari sebuah aplikasi.
  4. Mengajarkan
    Orang tua harus bisa mengajarkan kepada anak-anaknya mengenai bagaimana cara penggunaan internet dengan tepat dan bijak. Cara bersosialisasi di dunia maya, hingga bagaimana anak memfilter setiap informasi yang boleh dibagikan kepada orang lain.
  5. Menjelaskan
    Anak pada umumnya memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Sebagai orang tua, kita harus mampu menjelaskan batasan di internet serta alasannya kepada anak.
  6. Membicarakan
    Di era ini, komunikasi secara dua arah menjadi hal yang penting. Terutama dalam hubungan anak dan orang tua. Membangun komunikasi yang baik akan membuat anak lebih terbuka dan menceritakan segala aktivitas bahkan permasalahan yang dihadapi di dunia maya.

“Sebisa mungkin kita bangun komunikasi yang baik antara kita dan anak. Sehingga akhirnya mereka bisa terbuka. Mungkin mereka jadi korban cyberbullying dan butuh teman curhat, sebagai orang tua tugas kita adalah mendengarkan,” tuturnya.

  1. Mengawasi
    Salah satu peran dan tugas utama orang tua ialah mengawasi kegiatan anak saat berinternet. Orang tua boleh sesekali memeriksa riwayat pencariannya, pesan di media sosialnya, dan lain-lain.
    Untuk menjaga keamanan, hal lain yang patut dilakukan orang tua ialah mengetahui password akun media sosial anak, menginstall antivirus, membuat kesepakatan bersama anak terkait penggunaan internet, mengajarkan anak bagaimana berperilaku di ruang digital, serta jauhkan anak dari konten atau tayangan yang tidak layak. Agar lebih mempermudah, orang tua dapat menggunakan aplikasi family link atau parental control untuk mengawasi anak dari jarak jauh.
    Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Nagekeo, NTT, Kamis (14/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Yulia Dian (Social Media Specialist), Selvianto Mana Tappi (Jurnalis dan Pengelola Radio di LPPL Radio Suara Nagakeo), dan Bunga Harum Dani (Key Opinion Leader).
    Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
    Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …