Pastikan Internet Aman untuk Digunakan Anak, Orangtua Wajib Lakukan 7M

Tual Maluku- Memastikan anak-anak terjamin keamanannya di dunia maya menjadi tugas penting orangtua di masa digital. Sebab, anak-anak pun sudah mulai menggunakan internet untuk sekolah dan belajar.
Karena itulah Nico Oliver mengatakan orangtua tidak boleh gagap teknologi alias gaptek, agar bisa membantu anak-anak menggunakan internet.
“Ancaman bahaya untuk anak-anak di internet besar sekali, jika digunakan tanpa pengawasan. Mulai dari penipuan online sampai risiko pelecehan seksual dan cyberbullying mengintai anak-anak di internet,” tutur Nico dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah kota Tual, Maluku, Jumat (24/9/2021).
Peran orangtua dalam menjaga internet tetap aman bagi anak-anak menurut Nico Oliver bisa dilakukan dengan mengikuti prinsip 7M. Apa itu?

  1. Mempelajari
    Orangtua wajib mempelajari apa saja penggunaan internet oleh anak. Saat ini, kemungkinan besar anak menggunakan internet untuk bersosialisasi, main game, hingga mengumpulkan tugas sekolah.
    “Nah orangtua harus tau apa saja game yang dimainkan, akun media sosial milik anak, dan harus tau juga bagaimana pakainya,” tutur Nico.
  2. Memahami
    Nico mengatakan orangtua harus memahami bahwa penggunaan internet saat ini adalah kebutuhan bagi anak.
  3. Menetapkan standar
    Orangtua perlu menetapkan standar penggunaan internet oleh anak. Dalam artian, orangtua mengatur apa saja penggunaan yang diizinkan dan dibolehkan untuk anak.
  4. Mengajarkan
    Tanggung jawab orangtua mengajarkan anak menggunakan internet, termasuk menggunakan aplikasi untuk belajar, informasi apa saja yang tidak boleh dibagikan, dan lain-lain.
  5. Menjelaskan
    Ada kalanya anak bertanya tentang fitur atau hal lain yang tidak diketahuinya saat menggunakan internet. Di sini, peran orangtua untuk menjelaskan apa saja yang perlu diketahui oleh anak.
  6. Membicarakan
    Sebisa mungkin orangtua wajib membicarakan dan berkomunikasi tentang penggunaan internet oleh anak, termasuk soal aturan cara berperilaku di dunia maya.
  7. Mengawasi
    Dan paling penting, penggunaan internet oleh anak wajib mendapat pengawasan dari orangtua. Ini dilakukan agar anak terhindar dari dampak buruk penggunaan internet.
    Webinar kali ini juga menghadirkan Nannette Jacobus (Branding Strategist, Relawan Kemanusiaan, Content Creator), Nihma (Founder Taman Baca AKSARA), dan Ahmad Affandy sebagai key opinion leader.
    Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
    Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …