Mengenal Tahapan Generasi dan Karakteristiknya

Jembrana -Manusia yang hidup saat ini telah melewati juga menyaksikan sejumlah jenjang generasi. Sementara generasi termuda yang hidup saat ini adalah generasi Alpha yang lahir pada tahun 2010 hingga 2025.
Jika merunut generasi sebelumnya, sebut saja generasi tradisionalis atau pre boomers, mereka ini lahir sebelum tahun 1945. Saat ini generasi yang memiliki karakteristik patriotik ini yang masih hidup sekitar 1,87%. Selanjutnya adalah generasi baby boomers yang lahir setelah tahun 1946 hingga tahun 1964 sekitar 11,56%. Untuk generasi X yaitu orang-orang yang lahir di antara tahun 65 sampai 80 dan usianya sekitar 40 sampai 55 tahun, memiliki karakteristiknya toleran, mandiri, ulet dan berjiwa wirausaha.
Sementara generasi Y atau millenial yang lahir di rentang tahun 81-96, usianya berarti 24 sampai 39 tahun. Generasi ini karakteristiknya ambisius, berjiwa wirausaha, melek teknologi, kreatif, aktif di sosial media dan internet anti kritik, penuh percaya diri cenderung konsumtif.
Selanjutnya adalah generasi Z yang lahir di tahun 1997 sampai 2012, usianya dari umur 8 tahun sampai 23 tahun. Karakteristik nya sangat akrab dengan internet cakap itu kayak informasi toleran kreatif dan demokratif.
“Nah yang termuda adalah generasi Alpha, anak-anak yang lahir di antara rentang tahun 2013 sampai 2025 usianya berarti 0 hingga 7 tahun. Untuk karakteristiknya belum terbukti namun diprediksi lebih canggih inovatif lebih terbuka dan transformatif. Generasi Alpha ini mengisi populasi penduduk sebanyak 10,88%,” kata Alaika Abdullah, Virtual Assistant & Digital Content Creator, dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Jembrana, Bali, pada Jumat 24 September 2021.
Generasi terakhir ini lahir di rentang waktu yang sarat dengan perkembangan teknologi lahir dalam rentang waktu 2013 hingga sekarang mereka tumbuh dalam masyarakat yang beragam sehingga lebih toleran dan berpikiran terbuka.
Selain itu generasi termuda ini faktanya memang sangat melek digital sejak usia dini dan menjadi generasi paling terdidik yang sangat paham teknologi. Artificial intelligence adalah realitas mereka dengan pembelajaran yang sangat personal.
“Sayangnya generasi ini memiliki kecenderungan untuk tidak suka berbagi dengan media sosial menjadi media interaksi sosial mereka. Mereka juga tidak suka mengikuti aturan, tidak bisa diprediksi. Generasi ini memiliki masa kecil yang sangat berbeda dari generasi-generasi sebelumnya dengan pola makan sangat berbeda dan bergaya funky,” lanjut Alaika.
Dengan melihat perbedaan generasi Alpha dengan yang sebelumnya, otomatis cara mendidik orang tua juga guru pun wajib disesuaikan juga. Salah satu yang wajib dimiliki oleh guru untuk generasi ini adalah sikap dasar yang kreatif open minded, menjunjung tinggi kolaborasi, memiliki critical thinking dan evaluation, memiliki kultur dan memahami murid-muridnya.
Selain itu guru untuk generasi ini harus memiliki kemampuan public speaking, memiliki kemampuan ice breaking, inovatif dalam mendesain kelas. Yang juga penting untuk anak Alpha, guru haruslah menguasai ilmu parenting, menjunjung tinggi sikap saling menghargai antara guru dan murid dan mampu menjadi sahabat bagi murid.
Selain Alaika juga hadir pembicara lainnya yaitu Lily Jasmine General Manager, I Nyoman Wenten, S.Pd, M.Pd Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikpora Kabupaten Jembrana dan Ichal Muhammad sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …