Kenali Fungsi Keamanan dari Pin Pasword Otentikasi Ganda

Timor Tengah Utara NTT -Penetrasi internet yang begitu besar di dunia karena besar pula manfaat yang diberikannya, harus diimbangi dengan sistem keamanan yang kuat. Sebab sedikit kita lalai atau melakukan kesalahan maka akan cepat tersebar dan meluasnya hingga ke seluruh dunia pula.

Dedy Triawan, CTO MEC Indonesia saat menjadi salah satu nara sumber di Webinar Literasi Dgital wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Kamis 23 September 2021, bahwa ada banyak celah kesempatan kejahatan siber sehingga kita wajib melindungi diri dalam berinteraksi di dunia digital.

“Sebetulnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melindungi ruang digital kita untuk memperketat fungsi keamanan semisal penggunaan PIN, Password yang kuat serta otentikasi ganda. Semuanya ini banyak fungsinya,” jelas Dedy dalam webinar yang dipandu oleh Yulian Noor ini.

Kenapa sisi keamanan penting? Sebab, kata Dedy pengguna internet akan semakin besar saja di kemudian hari sehingga ancaman yang ada pun semakin besar pula. Secara global populasi dunia per Bulan Januari 2021 itu ada 7,803 miliar jiwa.

“Dari populasi sebanyak itu yang terkoneksi sebanyak 5,2 miliar, pengguna internet ada 4,66 miliar. Kalau untuk di Indonesia populasi per Januari 2021 ada 274,9 juta jiwa dan yang terkoneksi adalah 345,3 juta. Sedangkan yang aktif dalam bermedia sosial itu ada 170 juta dan internet users nya ada 202,6 juta,” jelas Dedy lagi.

Dikatakannya bahwa sekarang ini kita tidak bisa jauh-jauh dari gadget dan tidak bisa lepas dari gadget. Sebagai gambarannya saat ini rata-rata orang menghabiskan waktu dengan gadgetnya itu sebesar 8 jam 30 menit-an. Dan waktu ini lebih banyak dibandingkan dengan waktu yang dihabiskan untuk aktivitas lain seperti belajar, menonton TV, membaca berita dan lainnya.

Kembali ke soal keamanan di ruang digital, sejumlah langkah untuk memproteksi diri sudah disediakan. Contohnya PIN yaitu nomor identifikasi pribadi yang merupakan angka sandi rahasia antara pengguna dan sistem yang dapat digunakan untuk otentikasi pengguna ke sistem. PIN ini biasanya hanya berbentuk angka berjumlah 4-8 karakter.

Sedangkan Password adalah kumpulan karakter yang dibuat dan terdiri dari huruf kapital ke huruf kecil dan angka dengan minimal 8 karakter. Sedang otentikasi dua faktor adalah metode untuk mengkonfirmasi identitas yang diklaim pengguna dengan menggunakan kombinasi dari dua faktor yang berbeda: 1) sesuatu yang mereka tahu, 2) sesuatu yang mereka miliki.

Keamanan lain adalah OTP atau One Time password yang akan dikirimkan melalui email atau SMS sebagai langkah untuk memperkuat autentikasi saat memasukkan ID dan password. Yang perlu disadari adalah kecermatan kita dalam membuat password, semakin mudah membuatnya akan semakin mudah pula digunakan untuk kejahatan. Jadi lebih baik berpayah-payah membuat dan mengingat password yang sulit daripada dibobol penjahat siber yang pasti sangat merugikan dari sisi materi.

Selain Dedy, pembicara lainnya adalah Alex Iskandar, MBA, Managing Director IMFokus Digital Consultant, E.Kristanti, S.Psi, MA, Staf Dosen FIP Unimor dan Masra Suyuti sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (*)

Check Also

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus Gelar Aksi Serentak “Green Employee Involvement” Bersama 2250 Peserta Menuju Masa Depan Berkelanjutan

LOMBOK – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PLN Icon Plus menggelar aksi serentak bertajuk …